Fara08′s Blog

Mungkin sudah bukan menjadi hal yang baru bahwa ternyata berbagai jenis jajanan yang dijual bebas di jalan dan di sekolah-sekolah bisa mengandung berbagai zat yang berbahaya bagi kesehatan. Memang tidak ada sanksi tegas dari pemerintah untuk bisa memberantas peredaran makanan-makanan beracun ini, sehingga para penjual tetap saja memproduksinya meskipun dampaknya bisa sangat fatal bagi anak-anak kita. Berikut saya ulas lagi tentang jenis-jenis zat berbahaya yang mungkin terdapat dalam jajanan. Pewarna buatan : Tartrazine menyebabkan reaksi alergi, asma, dan hiperaktif pada anak. Erythrosine menyebabkan reaksi alergi pada pernapasan, hiperaktif pada anak, tumor tiroid pada tikus, dan efek kurang baik pada otak dan perilaku. Fast Green FCF menyebabkan reaksi alergi dan produksi tumor. Sunset Yellow menyebabkan radang selaput lendir pada hidung, sakit pinggang, muntah-muntah, dan gangguan pencernaan. Rhodamin B (warna merah) dan methanil yellow (kuning). Keduanya biasa digunakan sebagai pewarna tekstil. Dampaknya, bisa memicu berbagai gangguan, mulai keracunan, alergi, sampai kanker. Pewarna yang aman adalah dengan menggunakan kunyit. Pengawet : Beberapa zat pengawet yang sering ditambahkan pada produk makanan antara lain: 1. Kalsium benzoat Bahan pengawet ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri penghasil toksin (racun), spora dan bakteri bukan pembusuk. Senyawa ini dapat memengaruhi rasa. Bahan makanan atau minuman yang diberi kalsium benzoat dapat memberikan kesan aroma fenol, yaitu seperti aroma obat cair. Asam benzoat digunakan untuk mengawetkan minuman ringan, minuman anggur, sari buah, sirup, dan ikan asin. Bahan ini bisa memicu terjadinya serangan asma pada penderita asma, serta mereka yang peka terhadap aspirin. 2. Sulfur dioksida Bahan pengawet ini banyak ditambahkan pada sari buah, buah kering, kacang kering, sirup dan acar. Meski bermanfaat, penambahan bahan pengawet tersebut berisiko menyebabkan perlukaan pada lambung, mempercepat serangan asma, memicu alergi, serta menyebabkan kanker. 3. Kalium asetat Bahan pengawet ini biasanya ditambahkan pada makanan yang asam. Kalium asetat tidak aman karena bisa menyebabkan rusaknya ginjal. 4. Asam sorbat Beberapa produk beraroma jeruk, berbahan keju, salad, dan produk minuman kerap ditambahi asam sorbat. Meski aman dalam konsentrasi tinggi, bahan pengawet ini bisa membuat perlukaan di kulit. Formalin Digunakan untuk membunuh bakteri pembusuk atau untuk mengawetkan jasad mahluk hidup Bila dikonsumsi dalam konsentrasi tinggi, formalin dapat memengaruhi kerja saraf. Biar aman, sebetulnya bisa menggunakan garam atau laos untuk mengawetkan makanan. Teknik pembuatan atau penyimpanan juga memengaruhi keawetan. Kalau tempat pembuatan steril, otomatis juga akan lebih mengawetkan makanan. Boraks Digunakan untuk mengenyalkan atau merenyahkan makanan, misalnya bakso, mi, atau kerupuk. Untuk mi, selain dikasih formalin, terkadang juga diberi semacam cairan lilin agar tidak lengket. Polutan : POP (persistence organic pollutan), berupa : – pestisida, dalam berbagai jenis. – bahan-bahan kimia – produk limbah, contohnya plastik. plastik botol mengandung zat-zat karsinogenik yang bisa memicu kanker, contoh kantung platik hitam, karena proses pembuatannya yang berkali-kali dengan proses daur ulang dari bermacam-macam plastik bekas. Kalau kena udara panas, bahan polutannya akan terbentuk. – timbal hasil pembakaran BBM. Kelompok ini bisa menyebabkan kanker, gangguan reproduksi, kekebalan, ganguan sistem endokrin, alergi, gangguan fungsi susunan saraf pusat. Pemanis : MSG (bumbu penyedap masakan) MSG bisa berdampak ke gangguan di hati, menimbulkan gangguan alergi, depresi, bahkan mengganggu keseimbangan fungsi otak. MSG juga sebaiknya tidak dikonsumsi ibu hamil, karena bisa masuk ke plasenta Pemanis buatan, pada tingkat tertentu bisa menjadi karsinogen. Pemanis sakarin dan siklamat terdapat pada berbagai jenis makanan jajanan. Sedangkan untuk pemanis jenis dulcin tidak ada karena di Indonesia sudah dilarang beredar berdasarkan Permenkes No 722/MenKes/Per/IX/1988. Zat pemanis sintetis sakarin dan siklamat merupakan jenis zat pemanis yang sebetulnya khusus ditujukan bagi penderita diabetes atau konsumen dengan diet rendah kalori. Penggunaan sakarin yang tidak seharusnya dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti dapat menimbulkan kanker kandung kemih pada tikus. Siklamat berbahaya karena hasil metabolismenya, yaitu sikloheksamina bersifat karsinogenik sehingga ekskresi lewat urin dapat merangsang pertumbuhan tumor pada kandung kemih tikus. Cemaran logam berat : Kadar Pb dalam makanan jajanan yang diperbolehkan berkisar 1,73-4,25 ppm. Timbal dapat menyebabkan keracunan kronik dan akut. Keracunan Pb kronik ditandai dengan depresi, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, daya ingat terganggu, dan sulit tidur. Gejala yang timbul mual, muntah, sakit perut hebat, kelainan fungsi otak, anemia berat, kerusakan ginjal, bahkan kematian dapat terjadi dalam waktu 1-2 hari. Kadar Cu pada makanan jajanan yang diperbolehkan berkisar 1,91-5,37 ppm. Tingginya tingkat cemaran Cu akan berdampak negatif terhadap manusia, yaitu dapat menimbulkan keracunan. Gejala yang timbul pada keracunan Cu akut adalah mual, muntah- muntah, menceret, sakit perut hebat, dan hemolisis darah. Makanan Kadaluarsa : Bisa berupa dibuat dengan bahan-bahan yang sudah kadaluarsa, atau sudah busuk, maupun makanan baru yang telah kadaluarsa, tapi tetap dijual dengan menghilangkan masa kadaluarsanya atau merubahnya. Semisal fried chicken yang dibuat dari ayam tiren, roti yang dibuat dari tepung bekas dan lain-lain. Jumlah total mikroba pada makanan jajanan yang diperbolehkan berkisar 1,3 x 10 koloni/gram sampai 1,5 x 10 koloni/gram. Untuk itu kita perlu waspada dengan jajanan yang warnanya mencolok, berubah, berbau tajam, secara fisik tidak wajar, maka bisa jadi itu sudah tidak alami dan higienis lagi. Tapi kebanyakan dari kita tidak waspada atau sulit untuk mengenalinya karena pandai-pandainya penjual menyamarkannya. Kalau sudah begini, bagaimana kita bisa menghindarinya?

(Sumber : Kompas Cybermedia, gizi.net)

(dicopy dari hendriwiratsongko mengenal-lagi-zat-beracun-dalam-jajanan.html)

7 Penyakit paling mematikan dan paling membunuh di dunia ini saya copy paste dari berbagai artikel, karena saya bukan dokter atau orang yang paham tentang penyakit. Artikel ini cuma mengingatkan tentang pentingnya mewaspadai ancaman penyakit yang hidup bersama di sekitar kita.

Kanker

Setiap orang mempunyai sel kanker di dalam tubuh. Sel-sel kanker ini tidak terlihat dalam tes standard hingga mereka berkembang biak menjadi bermilyar milyar. Ketika dokter mengatakan kepada pasien kanker bahwa tidak ada lagi sel kanker di tubuh mereka setelah perawatan, itu berarti bahwa tes yang dilakukan tidak mampu mendeteksi sel kanker karena sel kanker tersebut tidak sampai pada jumlah yang dapat diprediksi.

Tembakau menjadi pemicu peningkatan resiko kanker terbesar terutama di negara berkembang, seperti Cina dan India. Kedua negara ini 40 persen penduduknya adalah perokok. Di Indonesia ancaman akibat rokok juga sangat besar karena semakin banyaknya orang merokok dan begitu banyaknya produsen rokok di negara ini. Jumlah perokok di Indonesia menempati peringkat pertama di kawasan ASEAN, yakni 46,16 persen dari perkiraan total jumlah perokok di kawasan ini pada tahun 2007 sebanyak 125, 8 juta orang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa diagnosa kanker di seluruh dunia diperkirakan akan menemukan 12 juta penderita dalam tahun ini. Sedang kematian akibat kanker secara global akan mencapai tujuh juta.Tren penyakit ini akan meningkat dua kali lipat dan lebih mematikan pada tahun 2030.kemungkinan 75 juta penderita bakal menghuni dunia ini.

Setiap tahun kasus dan kematian karena kanker meningkat satu persen. Angka ini akan meningkat lebih tajam khususnya di Negara Cina, Rusia dan India. Artinya, kasus kanker akan seperti ‘jamur di musim hujan’ dengan mencapai 27 juta penderita di tahun 2030, dengan angka kematian 17 juta orang.

Kanker merupakan penyebab utama kedua kematian orang dewasa di belahan Barat, dan merupakan salah satu penyebab utama kematian anak-anak akibat penyakit yang berumur antara 1 hingga 14 tahun. Meskipun demikian, penyakit ini jarang menyerang orang muda. Di Inggris Raya, kanker menyerang kira-kira 1 dari antara 650 anak-anak.

Laju kematian sesuai umur per 100.000 jumlah penduduk dari semua penderita kanker laki-laki adalah 246,5 di Hungaria (salah satu yang tertinggi), sedangkan di Meksiko laju ini hanya mencapai 83,5 (salah satu yang terendah). Bagi wanita, lajunya adalah 139,8 di Denmark dan 62,3 di Mauritius. Laju bagi Inggris dan Wales adalah 179,2 bagi laki-laki dan 125,7 bagi wanita; di Amerika Serikat, laju ini adalah 164,4 bagi laki-laki dan 110,6 bagi wanita. Untuk bentuk kanker tertentu, perbedaan laju antar negara dapat mencapai 40 kali lipat. Penelitian terhadap populasi yang bermigrasi dari satu wilayah geografis ke yang lainnya memperlihatkan bahwa perbedaan ini adalah sebagai akibat dari perbedaan gaya hidup, dan bukan karena faktor etnis. Hal ini konsisten dengan temuan lainnya yang memperlihatkan bahwa kebanyakan kanker terutama berhubungan dengan penyebab yang berasal dari lingkungan dan bukan diakibatkan faktor keturunan, meskipun keduanya dapat saling berinteraksi.

Kanker yang paling banyak menimbulkan korban di Eropa dan Amerika Serikat adalah kanker paru-paru, usus besar (kolorektal), payudara, prostat, dan perut. Jika digabungkan, setengah dari seluruh jumlah kematian akibat kanker disebabkan kanker jenis ini. Mereka sekaligus, bersama-sama dengan kanker kulit, merupakan jenis kanker yang paling umum menyerang manusia. Kanker kulit adalah kanker pertama atau kedua yang paling umum di banyak negara Barat seperti Amerika Serikat, Australia, dan Inggris Raya. Untung saja kanker kulit, kecuali melanoma maligna (jenis yang paling jarang tetapi yang paling hebat), jarang berakibat fatal.

Jantung

Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah istilah bagi serangkaian gangguan yang menyerang jantung dan pembukuh darah, termasuk penyakit jantung koroner (CHD), penyakit serebrovaskular, hipertensi (tekanan darah tinggi), dan penyakit vaskular perifer (PVD).

Definisi CVD juga menyangkut penyakit lain seperti rheumatic heart disease (kerusakan jantung akibat rematik) dan penyakit jantung congenital (kerusakan bentuk struktur jantung sejak lahir). CVD berhubungan dengan kondisi seperti serangan jantung (MI), angina dan stroke.

Pada penyakit CHD dalam arteri koroner yang menyuplai darah ke jantung mengalami penyempitan dan beberapa kasus aliran darah terblokir.

Hal ini menyebabkan darah tidak dapat disalurkan dengan baik ke otot-otot jantung. Apabila oksigen tidak dapat disalurkan dengan baik ke otot-otot jantung, jantung akan menjadi lemah dan tidak dapat menyediakan darah ke seluruh bagian tubuh, akibatnya orang tersebut akan meninggal.

Diperkirakan 17 juta orang meninggal setiap tahun akibat CVD. Satu kematian terjadi akibat CVD setiap dua detik, satu orang meninggal dalam setiap lima detik akibat serangan jantung. Dari 17,5 juta kematian akibat CVD yang terjadi pada tahun 2005, sekitar 7,6 juta diantaranya terjadi karena penyakit jantung koroner dan 5,7 juta karena stroke.

Dari sekitar 10 juta orang di seluruh dunia yang selamat dari stroke setiap tahunnya, lebih dari 5 juta diantaranya mengalami cacat permanen sehingga membebani keluarga dan masyarakat. Kematian global akibat CVD diperkirakan mencapai sekitar 25 juta pada tahun 2020.

AIDS

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lembaga khusus untuk menanggulangi AIDS dari PBB (UNAIDS), melaporkan estimasi jumlah penderita HIV/AIDS di seluruh dunia pada tahun 1990 adalah 7,8 juta dan pada akhir Desember 2007 mencapai 33,2 juta, dimana 90% berasal dari negara berkembang. Estimasi jumlah kematian yang disebabkan oleh HIV/AIDS mencapai 2,1 juta orang, dimana 76% terjadi di wilayah Sub Sahara Afrika yang merupakan penyebab kematian utama di wilayah tersebut. Sedangkan jumlah infeksi baru HIV/AIDS adalah 2,5 juta dan 68% terjadi di Sub Sahara Afrika.

Benua Asia diindikasikan memiliki laju infeksi HIV tertinggi di dunia, sedangkan Afrika tengah mengalami perluasan dampak buruk HIV/AIDS di berbagai sektor pembangunan ( Beni, 2004). Prevalensi HIV tertinggi terdapat di wilayah Asia Tenggara dengan tren epidemik yang bervariasi di setiap negara. Tren epidemik di Kamboja, Myanmar dan Thailand menunjukkan penurunan, sedangkan di Indonesia dan Vietnam malah semakin meningkat. Secara keseluruhan estimasi jumlah orang yang mengidap HIV/ AIDS pada akhir 2007 di Asia adalah 4,9 juta orang, termasuk 440.000 orang yang merupakan kasus baru dan mencapai 300.000 orang meninggal karena AIDS

Kini di seluruh dunia diperkirakan lebih dari 40 juta orang mengidap HIV/AIDS. Sekitar 75% yang tertular HIV/AIDS berada di kawasan Asia Pasifik dan Afrika. Lebih dari 20 juta jiwa telah meninggal karena AIDS. Jumlah itu bukanlah jumlah yang kecil. Pada peringatan Hari AIDS sedunia tanggal 1 Desember 2003, WHO dan UNAIDS telah memberi warning. Kedua organisasi dunia itu memberi peringatan bahaya kepada 3 negara di Asia yang saat ini disebut-sebut berada pada titik infeksi HIV. Bahkan bisa dikatakan ketiga negara tersebut berada dalam posisi serius. Berdasarkan laporan WHO dan UNAIDS ketiga negara itu adalah China, India, dan Indonesia. Apalagi ketiga negara itu memiliki populasi penduduk besar di dunia.

Diabetes

Bisa dimaklumi jika banyak orang khawatir dengan penyakit Diabetes. Karena penyakit tersebut telah menjadi penyebab kematian terbesar nomor lima di dunia. WHO melaporkan, jumlah kematian akibat penyakit tersebut di seluruh dunia adalah 3,2 juta orang per tahun. Itu artinya, setiap menit, 6 orang meninggal dunia akibat diabetes.

Diabetes melitus adalah kondisi ketika tubuh tak bisa mengendalikan kadar gula dalam darah (glukosa), yang normalnya 60-120 mg/dl. Glukosa merupakan hasil penyerapan makanan oleh tubuh, yang kemudian menjadi sumber energi. Tapi, pada penderita DM, kadar glukosa ini terus meningkat sehingga terjadi penumpukan.

Mengapa pengaturan glukosa ini tak terkendali? Penyebabnya, karena terjadi gangguan pada kelenjar pankreas. Pada pankreas terdapat sel kecil khusus yang dinamakan sel beta atau dikenal juga sebagai ‘pulau-pulau Langerhans’, yang menghasilkan hormon insulin. Hormon inilah yang menjadi kunci pengatur pengiriman glukosa ke seluruh tubuh.

Penyakit diabetes melitus (DM) atau akrab disebut kencing manis khususnya tipe 2 yang bukan faktor keturunan kini tak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja. Ironisnya lagi, diabetes pada anak sulit dideteksi, sehingga tidak bisa dicegah sejak dini.

Tingginya jumlah penderita diabetes mellitus (DM) di Indonesia diakibatkan pola makan orang Indonesia yang terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat.

TB (Tuberculosis)

Tuberculosis disebabkan oleh bakteri bernama mycobacterium tuberculosis. Gejala-gejala penderita TB diantaranya batuk-batuk, sakit dada, nafas pendek, hilang nafsu makan, berat badan turun, demam, kedinginan, dan kelelahan. Objek TB biasanya anak-anak dan orang yang lemah sistem kekebalan tubuhnya.Transmisi bakteri tuberculosis biasanya melalui inhalasi, misalnya penularan dengan dahak penderita TB, dan lewat kulit. Beberapa diagnosa kasus TB diantaranya tes tuberculin di kulit, identifikasi bakteria di sputum (dahak), dan rontgen paru-paru.

Micobacterium tuberculosis (TB) telah menginfeksi sepertiga penduduk dunia, menurut WHO sekitar 8 juta penduduk dunia diserang TB dengan kematian 3 juta orang per tahun (WHO, 1993). Di negara berkembang kematian ini merupakan 25% dari kematian penyakit yang sebenarnya dapat diadakan pencegahan. Diperkirakan 95% penderita TB berada di negara-negara berkembang Dengan munculnya epidemi HIV/AIDS di dunia jumlah penderita TB akan meningkat. Kematian wanita karena TB lebih banyak dari pada kematian karena kehamilan, persalinan serta nifas (WHO). WHO mencanangkan keadaan darurat global untuk penyakit TB pada tahun 1993 karena diperkirakan sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman TB.

Vector Borne

Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk dan lalat (vector borne) yaitu Malaria, telah membunuh lebih dari 1.2 juta orang, kebanyakan pada anak-anak di Afrika dibawah umur 5 tahun. Kemudian DBD (Demam Berdarah Dengue) menjadi penyakit yang tercepat pertumbuhannya di dunia,

Jumlah kematian akibat demam berdarah di Indonesia sudah melebihi 400 orang dan berjangkit di hampir semua propinsi. Sedangkan lebih dari 28.000 orang terkena penyakit itu. Demikian dikemukakan jurubicara Departemen Kesehatan, Mariani Reksoprojo. Pemerintah menyediakan dana 50 milyar Rupiah untuk menanggulangi penyakit tsb. Demam berdarah timbul pada setiap musim hujan

Sistem irigasi dan buruknya sanitasi, suplai air, kondisi rumah dan penanganan sampah, penebangan hutan dan hilangnya biodiversity, menjadi pemicu utama.

Hepatitis

Virus hepatitis A

Virus hepatitis A terutama menyebar melalui tinja. Penyebaran ini terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan. Di negara-negara berkembang sering terjadi wabah yang penyebarannya terjadi melalui air dan makanan.

Virus hepatitis B

Penularannya tidak semudah virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah. Penularan biasanya terjadi diantara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau diantara mitra seksual (baik heteroseksual maupun pria homoseksual).

Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B bisa menularkan virus kepada bayi selama proses persalinan. Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B. Di daerah Timur Jauh dan Afrika, beberapa kasus hepatitis B berkembang menjadi hepatitis menahun, sirosis dan kanker hati.

Virus hepatitis C

Menyebabkan minimal 80% kasus hepatitis akibat transfusi darah. Virus hepatitis C ini paling sering ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual. Untuk alasan yang masih belum jelas, penderita “penyakit hati alkoholik” seringkali menderita hepatitis C.

Virus hepatitis D

Hanya terjadi sebagai rekan-infeksi dari virus hepatitis B dan virus hepatitis D ini menyebabkan infeksi hepatitis B menjadi lebih berat. Yang memiliki resiko tinggi terhadap virus ini adalah pecandu obat.

Virus hepatitis E

Virus hepatitis E kadang menyebabkan wabah yang menyerupai hepatitis A, yang hanya terjadi di negara-negara terbelakang.

Virus hepatitis G

Jenis baru dari virus hepatitis yang telah terdeteksi baru-baru ini.

Pemerintah dalam hal ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan rekomendasi pelarangan terhadap 27 produk kosmetik yang beredar di pasaran
karena dapat membahayakan kesehatan dan dilarang digunakan seperti tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No.445/MENKES/PER/V/1998 tentang Bahan, Zat Warna, Substratum, Zat Pengawet dan Tabir Surya dalam Kosmetik dan Keputusan Kepala BPOM No.HK.00.05.4.1745 tentang Kosmetik.

Berikut adalah daftar 27 produk kosmetika berbahaya :

1. Doctor Kayama (Whitening Day Cream) diproduksi oleh CV. Estetika Karya Pratama, Jakarta mengandung merkuri.

2. Doctor Kayama (Whitening Night Cream) diproduksi oleh CV. Estetika Karya Pratama, Jakarta mengandung merkuri.

3. MRC Putri Salju Cream diproduksi oleh CV. Ngongoh Cosmetic, Bekasi mengandung retinoic acid.

4. MRC PS Crystal Cream diproduksi oleh CV. Ngongoh Cosmetic, Bekasi mengandung retinoic acid.

5. Blossom Day Cream, tak diketahui produsennya, mengandung Merkuri.

6.Blossom Night Cream, tak diketahui produsennya, mengandung Merkuri.

7. Cream Malam, distributor Lily Cosmetics, Yogyakarta mengandung Merkuri.

8. Day Cream Vitamin E Herbal diproduksi PT. Locos, Bandung mengandung Merkuri.

9. Locos Anti Flek Vit.E dan Herbal diproduksi PT. Locos, Bandung mengandung Merkuri.

10. Night Cream Vitamin E Herbal diproduksi PT. Locos, Bandung mengandung Merkuri.

11. Kosmetik Ibu Sari Krim Siang, tidak ada produsennya, mengandung Merkuri.

12. Krim Malam, tidak ada produsennya, mengandung Merkuri.

13. Meei Yung (putih) diimpor dari Huang Zhou mengandung Merkuri.

14. Meei Yung (kuning) diimpor dari Huang Zhou mengandung Merkuri.

15. New Rody Special (putih) diimpor dari Shenzhen, China mengandung Merkuri.

16. New Rody Special (kuning) diimpor dari Shenzen, China mengandung Merkuri.

17. Shee Na Whitening Pearl Cream dari Atlie Cosmetic mengandung Merkuri

18. Aily Cake 2 in 1 Eye Shadow “01″, tidak ada produsennya, mengandung merah K.3.

19. Baolishi Eye Shadow diproduksi dari Baolishi Group Hongkong mengandung Rhodamin B (merah K.10).

20. Cameo Make Up Kit 3 in 1 Two Way Cake dan Multi Eye Shadow dan Blush dari Tailamei Cosmetic Industrial Company mengandung Rhodamin B.

21. Cressida Eye Shadow, tak ada produsennya, mengandung Rhodamin B.

22. KAI Eye Shadoq dan Blush On mengandung Rhodamin B.

23. Meixue Yizu Eye Shadow diproduksi oleh Meixue Cosmetic Co.Ltd mengandung Merah K.10.

24. Noubeier Blusher diproduksi oleh Taizhou Xhongcun Tianyuan mengandung Merah K 3.

25. Noubeier Blush On mengandung merah K 3 dan Rhodamin B.

26. Noubeier Pro-make up Blusher No.5 diproduksi oleh Taizhou Zhongcun Tianyuan Daily-Use Chemivals Co Ltd mengandung merah K3.

27. Sutsyu Eye Shadow diproduksi oleh Sutsyu Corp Tokyo mengandung Merah K3.

Sebanyak 27 produk tersebut dinyatakan mengandung mercury, asam retinoat, zat warna rhodamin atau merah K.10 dan merah K.3. Mercury atau air raksa dapat menimbulkan (yang paling fatal), yaitu kerusakan permanen pada susunan saraf otak. Lalu asam retoniat menyebabkan kulit kering, kasar, terbakar dan paling fatal yaitu cacat pada janin. Serta rhodamin dan zat pewarna K.10, menyebabkan kanker.

Kepada masyarakat atau konsumen yang terkena risiko atas produk tersebut, agar melapor pada Badan POM RI di Jakarta atau ke Balai Besar POM di seluruh Indonesia di unit pelayanan konsumen Badan POM Jakarta (021) 4263333

Sumber : Kompas, news.okezone.com

(di copy dari hendri wiratsongko tumbuhan-pelangsing.html)

AL QUR’AN SEBAGAI MU’JIZAT

Alquran adalah kitab petunjuk bagi seluruh manusia (hudan li al-nas), yang di dalamnya juga mengandung penjelasan (bukti-bukti) sebagai petunjuk. Bukti-bukti itulah yang kita katakan sebagai mukjizat, karena engan bukti-bukti tadi manusia tidak dapat mengingkari kebenaran isi Alquran. mu’jizat artinya sesuatu yang luar biasa yang tiada kuasa manusia membuatnya karena hal itu adalah di luar kesanggupannya.Mu’jizat ini hanya diberikan kepada nabi-nabi untuk menguatkan kenabian dan kerasulannya,dan bahwa agama yang dibawanya bukanlah bikinannya sendiri tetapi benar-benar dari Allah s.w.t. kepada nabi-nabi sebelum nabi Muhammad s.a.w. telah diberikan mu’jizat yang bermacam-macam,seperti tongkat yang diberikan kepada nabi Musa a.s. yang dapat menelan semua ular yang didatangkan tukang-tukang sihir Fir’aun dan dapat membelah laut,sehingga nabi Musa a.s. dan kaumnya dapat menyelamatkan diri dari kejaran tentara Fir’aun dengan menyebrangi laut yang telah terbelah dua dan akhirnya Fir’aun dan tentaranya karam di lautan(Q.S Asy Syu’araa : 45,dan 63-66)

Mu’jizaat yang dapat menghidupkan orang mati dan sebagainya yang diberikan kepada nabi Isa a.s.sebagai tersebut dalam surat Ali ‘Imran : 49

» ARTINYA

Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang Berkata kepada mereka): “Sesungguhnya Aku Telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu Aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; Kemudian Aku meniupnya, Maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan Aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan Aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan Aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.(Q.S. Ali Imran : 49).

Unsur-Unsur Kemukjizatan Al-Qur’an

Setelah secara global kita mengetahui bahwa Al-Qur’an merupakan kalam dan mukjizat Ilahi, kami akan menjelaskan lebih luas lagi unsur-unsur kemukjizatan kitab suci ini.

1. Kefasihan dan Keindahan Al-Qur’an

Unsur pertama kemukjizatan Al-Qur’an ialah kefasihan dan balaghah-nya. Artinya, untuk menyampaikan maksud dan tujuan dalam setiap masalah, Allah SWT menggunakan kata dan kalimat yang paling lembut, indah, ringan, serasi, dan kokoh. Melalui cara tersebut, Dia menyampaikan makna-makna yang dimaksudkan kepada para mukhathab (audiens), yaitu melalui sastra yang paling baik dan mudah dipahami.

Tentunya, tidak mudah memilih kata dan kalimat yang akurat dan sesuai dengan makna-makna yang tinggi dan mendalam kecuali bagi orang yang telah menguasai sepenuhnya ciri-ciri kata, makna yang dalam dan hubungan imbal balik antara kata dan maknanya agar dapat memilih kata dan ungkapan yang paling baik dengan memperhatikan seluruh dimensi, kondisi dan kedudukan makna yang dimaksudkan. Pengetahuan lengkap tentang hal itu tidak mungkin dapat dicapai oleh siapapun kecuali dengan bantuan wahyu dan ilham Ilahi

Sesungguhnya setiap manusia dapat mengetahui sejauh mana kandungan Al-Qur’an yang mencakup nada malakuti dan irama yang syahdu. Setiap orang yang mengetahui bahasa Arab, ilmu kefasihan dan keindahannya (Balaghah), pasti dapat menyentuh keunggulan sastra Al-Qur’an.

Adapun untuk mengetahui kemukjizatan Al-Qur’an dari unsur balaghah, kefasihan dan keindahan bahasanya, tidaklah mudah kecuali bagi orang-orang yang memiliki pengalaman dan spesialisasi di dalam pelbagai ilmu sastra Arab dan melakukan perbandingan antara keistimewaan-keistimewaan Al-Qur’an dan berbagai macam bahasa yang fasih dan baligh, serta menguji kemampuan mereka dengan melakukan analogi dalam hal itu. Pekerjaan semacam ini tidak sulit dilakukan kecuali oleh para penyair dan sastrawan Arab, karena keistimewaan orang-orang Arab yang paling menonjol pada masa diturunkannya Al-Qur’an ialah ilmu Balaghah dan sastra. Puncak kemahiran mereka pada masa itu tampak ketika mereka mengadakan pemilihan bait-bait kasidah dan syair—setelah diadakan penelitian dan penilaian yang merupakan kegiatan seni dan sastra yang paling besar.

2. Ke-ummi-an Nabi saw

Kendati ukurannya tidaklah besar, Al-Qur’an adalah kitab suci yang mancakup berbagai pengetahuan, hukum-hukum dan syariat, baik yang bersifat personal maupun sosial. Untuk mengkaji secara mendalam setiap cabang ilmu tersebut memerlukan kelompok-kelompok yang terdiri dari para ahli di bidangnya masing-masing, keseriusan yang tinggi dan masa yang lama agar dapat diungkap secara bertahap sebagian rahasianya, dan agar hakikat kebenarannya bisa digali lebih banyak, meski hal itu tidak mudah, kecuali bagi orang-orang yang betul-betul memiliki ilmu pengetahuan, bantuan dan inayah khusus dari Allah SWT.

Al-Qur’an mengandung berbagai ilmu pengetahuan yang paling tinggi, paling luhur dan berharga nilai-nilai akhlaknya, paling adil dan kokoh undang-undang pidana dan perdatanya, paling bijak tatanan ibadah, hukum-hukum pribadi dan sosialnya, paling berpengaruh dan bermanfaat nasehat-nasehat dan wejangannya, paling menarik kisah-kisah sejarahnya, dan paling baik metode pendidikan dan pengajarannya. Singkat kata, Al-Qur’an mengandung seluruh dasar-dasar yang dibutuhkan oleh setiap manusia untuk merealisasikan kebahagiaan mereka di dunia dan akhirat. Semuanya itu dirangkai dengan susunan yang indah dan menarik yang tidak ada bandingannya, sehingga semua lapisan masyarakat dapat mengambil manfaat darinya sesuai dengan potensi mereka masing-masing.

Terangkumnya semua ilmu pengetahuan dan hakikat di dalam sebuah kitab seperti ini mengungguli kemampuan manusia biasa. Akan tetapi yang lebih mengagumkan dan menakjubkan adalah bahwa kitab agung ini diturunkan kepada seorang manusia yang tidak pernah belajar dan mengenyam pendidikan sama sekali sepanjang hidupnya, serta tidak pernah walaupun hanya sejenak memegang pena dan kertas. Ia hidup dan tumbuh besar di sebuah lingkungan yang jauh dari kemajuan dan peradaban.

Yang lebih mengagumkan lagi, selama 40 tahun sebelum diutus menjadi nabi, ia tidak pernah terdengar ucapan mukjizat semacam itu. Sedangkan ayat-ayat Al-Qur’an dan wahyu Ilahi yang beliau sampaikan pada masa-masa kenabiannya memiliki metode dan susunan kata yang khas dan berbeda sama sekali dari seluruh perkataan dan ucapan pribadinya. Perbedaan yang jelas antara kitab tersebut dengan seluruh ucapan beliau dapat disentuh dan disaksikan oleh seluruh masyarakat dan umatnya. Sekaitan dengan ini, Allah SWT berfirman ARTINYA

Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Quran) sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; Andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu). (QS. Al-’Ankabut: 48)

Pada ayat yang lainnya Allah SWT berfirman, ARTINYA

Katakanlah: “Jikalau Allah menghendaki, niscaya Aku tidak membacakannya kepadamu dan Allah tidak (pula) memberitahukannya kepadamu”. Sesungguhnya Aku Telah tinggal bersamamu beberapa lama sebelumnya[677]. Maka apakah kamu tidak memikirkannya?

[677]  Maksudnya: sebelum Al Quran diturunkan. (QS.Yunus: 16)

Dan kemungkinan besar bahwa ayat 23 surah Al-Baqarah yang menegaskan, ARTINYA

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang kami wahyukan kepada hamba kami (Muhammad), buatlah[31] satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

[31]  ayat Ini merupakan tantangan bagi mereka yang meragukan tentang kebenaran Al Quran itu tidak dapat ditiru walaupun dengan mengerahkan semua ahli sastera dan bahasa Karena ia merupakan mukjizat nabi Muhammad s.a.w.(QS.Al Baqarah:23)

menunjukan unsur kemukjizatan ini. Yakni, kemungkinan besar kata ganti “nya” yang terdapat pada kata “serupa dengannya” itu kembali kepada kata “hamba Kami”.

Kesimpulannya, barangkali kita berasumsi—tentu mustahil—bahwa ratusan kelompok yang terdiri dari para ilmuan yang ahli di bidangnya masing-masing bekerja sama dan saling membantu itu mampu membuat kitab yang serupa dengan Al-Qur’an. Namun, tidak mungkin bagi satu orang yang ummi (tidak belajar baca-tulis sama sekali) mampu melakukan hal tersebut. Dengan demikian, kedatangan Al-Qur’an dengan segenap keistimewaan dan keunggulannya dari seorang yang ummi merupakan unsur lain dari kemukjizatan kitab suci itu.

3. Konsistensi Kandungan Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah sebuah kitab suci yang Allah turunkan selama 23 tahun dari kehidupan Nabi Muhammad saw, yaitu masa-masa yang penuh dengan berbagai tantangan, ujian dan berbagai peristiwa yang pahit maupun yang manis. Akan tetapi, semua itu sama sekali tidak mempengaruhi konsistensi dan kepaduan kandungan Al-Qur’an serta keindahan susunan katanya. Kepaduan dan ketiadaan ketimpangan dari sisi bentuk dan kandungannya merupakan unsur lain dari kemukjizatan Al-Qur’an. Allah SWT berfirman,

ARTINYA“Apakah mereka tidak merenungkan Al-Qur’an. Seandainya Al-Qur’an itu datang dari selain Allah, pasti mereka akan menemukan banyak pertentangan.” (QS. An-Nisa’: 82)

Penjelasannya: minimalnya, setiap manusia menghadapi dua perubahan. Pertama, pengetahuan dan pengalamannya itu akan bertambah dan berkembang. Semakin bertambah dan berkembangnya pendidikan, pengetahuan, pengalaman, dan kemampuannya, akan semakin mempengaruhi ucapan dan perkataannya. Sudah sewajarnya akan terjadi perbedaan yang jelas di antara ucapan-ucapannya itu sepanjang masa dua puluh tahun.

Kedua, berbagai peristiwa yang terjadi dalam kehidupan seseorang akan berdampak pada berbagai kondisi jiwa, emosi dan sensitifitasnya, seperti putus asa, harapan, gembira, sedih, gelisah, dan tenang. Perbedaan kondisi-kondisi tersebut berpengaruh besar dalam cara pikir seseorang, baik pada ucapannya maupun pada perbuatannya. Dan, dengan banyak dan luasnya perubahan tersebut, maka ucapannya pun akan mengalami perbedaan yang besar. Pada hakikatnya, terjadinya berbagai perubahan pada ucapan seseorang itu tunduk kepada perubahan-perubahan yang terjadi pada jiwanya.

Dan hal itu pada gilirannya tunduk pula kepada perubahan kondisi lingkungan dan sosialnya.  Kalau kita berasumsi bahwa Al-Qur’an itu ciptaan pribadi Nabi saw sebagai manusia yang takluk kepada perubahan-perubahan tersebut, maka—dengan memperhatikan berbagai perubahan kondisi yang drastis dalam kehidupan beliau—akan tampak banyaknya kontradiksi dan ketimpangan di dalam bentuk dan kandungannya. Nyatanya, kita saksikan bahwa Al-Qur’an tidak mengalami kontradiksi dan ketimpangan itu. Maka itu, kepaduan, konsistensi dan ketiadaan kontradiksi di dalam kandungan Al-Qur’an serta ihwal kemukjizatannya ini merupakan bukti lain bahwa kitab tersebut datang dari sumber ilmu yang tetap dan tidak terbatas, yakni Allah Yangkuasa atas alam semesta, dan tidak tunduk pada fenomena alam dan perubahan yang beraneka ragam.

Demikian pula kepada nabi besar Muhammad s.a.w. telah diberikan beberapa mu’jizat di antaranya israa’ dan mi’raj dalam waktu satu malam sebagai tersebut dalam surat Al Israa’ ayat 1

artinya: Maha Suci Allah, yang Telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang Telah kami berkahi sekelilingnya[847] agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya dia adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.

[847]  Maksudnya: Al Masjidil Aqsha dan daerah-daerah sekitarnya dapat berkat dari Allah dengan diturunkan nabi-nabi di negeri itu dan kesuburan tanahnya.(QS.Al Israa:1)

Dan keluarnya air dari ujung jarinya ketika ketiadaan air.Mu’jizat yang terbesar yang diberikan kepada nabi Muhammad s.a.w. adalah Al Qur’an,suatu mu’jizat yang dapat disaksikan oleh seluruh umat manusia sepanjang masa,karena beliau diutus oleh Allah untuk keselamatan manusia dimana dan di masa apapun mereka berada.oleh sebab itu Allah menjamin keselamatan Al Qur’an sepanjang masa.ARTINYASesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya[793].[793]  ayat Ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya.(QS Al Hijr : 9)

ARTINYA

Katakanlah: “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain”.(Q.S. Al-Israa’: 88)

AL QUR’AN DAN ILMU PENGETAHUAN

Al Qur’anul karim sebagai suatu mu’jizat yang terbesar bagi nabi Muhammad S.A.W.,amat dicintai oleh kaum muslimin,karena fashahah serta balaghahnya dan sebagai sumber petunjuk kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.hal ini terbukti dengan perhatian yang amat besar terhadap pemeliharaannya semenjak turunnya di masa Rasulullah sampai kepada tersusunnya sebagai suatu mushhaf di masa utsman bin ‘affan. Kemudian sesudah utsman, mereka memperbaiki tulisannya dan menambah harakat dan titik pada huruf-hurufnya, agar supaya mudah dibaca oleh umat islam yang belum mengerti bahasa arab.

Karena kecintaannya kepada Al Qur’an, dan untuk membuktikan kebenarannya, mereka mengarang dan menejemahkan bermacam-macam buku ilmu pengetahuan, baik yang mengenai bahasa arab, syari’at, filsafat dan akhlak, maupun yang mengenai kesenian dan ekonomi, sehinggan penuhlah dengan buku-buku ilmiah perpustakaan-perpustakaan islam di kota-kota yang besar seperti cairo, cardova, dan lain-lain. Hal ini sesuai dengan anjuran Al Qur’an sendiri,ayat yang mula-mula turun ialah yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan yaitu :ARTINYA

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah.Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam[1589],Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

[1589]  Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.(QS.Al Alaq : 1-5)

Demikian pula dengan surat Azzumar ayat 9 yaitu :ARTINYA

(apakah kamu Hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.(QS.Azzumar : 9)

Dan surat Al Mujaadilah ayat 11 yaitu :ARTINYA

Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS.Al Mujaadilah:11)

Ilmu-ilmu pada masa keemasan islam dapat digolongkan menjadi empat,yaitu:

1. Ilmu bahasa arab

2. Ilmu Syari’at

3. Sejarah

4. Al hikmah dan filsafat (ilmu-ilmu selain bahasa dan agama)

1. ILMU BAHASA ARAB

Ilmu bahasa ini terdiri dari beberapa ilmu di antaranya ilmu Nahwu,ilmu Sharaf,Balaghah,ilmu Bahasa,dan ilmu ‘Arudh.

a. Ilmu Nahwu dan Sharaf

Pada mulanya bahasa arab dapat bertahan dengan kuat terhadap kemunduran yang mulai terasa pada akhir-akhir masa Bani Umaiyah,karena tampuk pemerintahan seperti jabatan panglima-panglima,gubernur-gubernur,dan kedudukan-kedudukan penting lainnya masih dipegang oleh orang arab yang bahasanya tetap bahasa (fasih) murni lebih lagi mereka amat fanatik terhadap bangsa dan bahasanya.Dimasa itu seorang pemimpin yang menyimpang dari tata bahasa yang fasih,walaupun sedikit saja sudah dianggap rendah dan tercela.tetapi karena berdirinya kerajaan Bani Abbas boleh dikatakan atas bantuan dan dukungan orang-orang Persia,terutama atas bantuan Abu Muslim Al Khurasi maka sebagai balas jasa diserahkannya kepada mereka beberapa jabatan penting dalam Negara.oleh karena yang memegang kekuasaan bukan orang arab lagi maka hilanglah perasaan bangga terhadap nasab dan keturunan.

Dengan berasimilasinya orang-orang arab kedalam masyarakat  Persia maka mulailah bahasa Arab mengalami kemunduran,Hal ini menimbulkan kesadaran para ulama dan ahli bahasa Arab sehingga mereka membangun serentak untuk mempertahankan bahasa arab dari keruntuhannya. Dengan rusaknya bahasa arab maka tidak ada lagi yang dapat memahami Al Quranul Karim.untuk itu mereka mengarang ilmu Nahwu (Gramatika bahasa Arab) agar bahasa Arab itu bias di pahami dan di pelajari dengan baik oleh umat yang tidak berbahasa Arab,sehingga mereka terhindar dari kesalahan-kesalahan pengucapan dan dapat membaca dengan fasih.

b. Balaqhah

Mereka menyusun pula ilmu balaqhah yang mencakup ilmu bayan,ma’ani dan badi’ untuk menjelaskan keistimewaan dan keindahan susunan bahasa dan segi-sgi I’jaz Al Qur’an.Ilmu ini disusun setelah selesai dikarang Nahwu dan Sharaf.kitab yang mula-mula dikarang dalam ilmu Bayan adalah Kitab Majazul Qur’an ,dalam ilmu Ma’ani  ialah Kitab I’jaazul Qur’an dan dalam ilmu Badi’ Kitab yang dikarang oleh Ibnu al-Mu’taz dan Qudamah bin Ja’far.

c. Ilmu Bahasa

Untuk memelihara pengertian dalam kata-kata Al Qur’an mereka mengarang kamus bahasa arab.pada mulanya kamus-kamus ini hanya merupakan kitab-kitab kecil yang mengupas bermacam-macam kata,seperti kata-kata yang berhubungan dengan manusia,binatang,tumbuh-tumbuhan dan benda-benda,kemudian muncullah Al Khalil yang mengumpulkan kata-kata bahasa arab dalam suatu kitab dan menyusunnya berdasarkan huruf-huruf yang dimulainya dengan huruf        karena itu kitab ini dinamakan “Kitabul ‘Ain”.kemudian disusun sebuah kamus yang tersusun huruf hija-iyah.lalu timbullah berbagai macam kamus.

2. ILMU SYARI’AIlmu syari’at terdiri dari beberapa cabang ilmu pengetahuan diantaranya Tafsir,Hadits,Fiqh,Ilmu Kalm dan lain-lain.

a. Tafsir

Di dalam Al Qur’anulkarim ayat-ayat yang muhkamaat (terang dan jelas artinya) dan ayat-ayat yang mutasyaabihaat,(kurang terang dan kurang jelas artinya atau dapat ditafsirkan). Para sahabat dalam memahami ayat-ayat Al Qur’an itu mempunyai pendapat yang berlain-lainnan, karena perbedaan cara memahaminya,seperti perbedaan                                                  dalam surat Al Baqarah ayat 238 ARTINYA :

Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa[152]. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.

[152]  Shalat wusthaa ialah shalat yang di tengah-tengah dan yang paling utama. ada yang berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan Shalat wusthaa ialah shalat Ashar. menurut kebanyakan ahli hadits, ayat Ini menekankan agar semua shalat itu dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

Demikian pula Mujahid berpendapat yang dimaksud dengan kata                 dalam surat Al Baqarah ayat 63

ARTINYA :

Dan (ingatlah), ketika kami mengambil janji dari kamu dan kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya kami berfirman): “Peganglah teguh-teguh apa yang kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada didalamnya, agar kamu bertakwa”.

Ialah “Bukit” pada umumnya, sedang ibnu Abbas berpendapat bahwa yang dimaksudkan itu ialah bukit “Tursina”. Dan yang lain berpendapat, bahwa yang dimaksudkan itu ialah bukit yang bertumbuh-tumbuhan.

Karena adanya perbedaan ini, maka ahli-ahli tafsir dalam menafsirkan ayat-ayat mutasyabihat, lalu berpegang kepada tafsiran Rasulullah dan hadist. Apabila mereka tidak mendapatkan hadist-hadist, maka lalu berijtihad sendiri dengan berpedoman kepada ayat-ayat yang lain dan hadist-hadist yang ada. Kadang-kadang mereka juga berpedoman kepada sejarah, terutama yang berhubungan dengan ayat-ayat yang mengenai kisah-kisah orang terdahulu.

b. Hadits dan Mushthalah Hadits

Hadist mempunyai nilai yang tinggi sesudah Al Qur’anul karim, karena banyak ayat-ayat Al Qur’an yang dikemukakan secara umum dan memerlukan perincian. Maka ayat-ayat itu tidak dapat difahami maksudnya dengan jelas dan terperinci kalau tidak berpedoman kepada hadist-hadist. Oleh karena itu maka timbullah keinginan para ulama untuk membukukan hadist-hadist Rasulullah. Apalagi setelah ternyata bahwa banyak sekali hadist-hadist yang lemah dan hadist yang palsu.

Pada mulanya hadist itu tidak dikumpulkan seperti Al Qur’anul karim, karena banyak ucapan-ucapan Rasulullah yang di maksudnya melarang emmbukukan hadist. Larangan itu antara lain  dalam hadist yang diriwatkan oleh imam Muslim dari Abu Said Al-Khudri, yang berkata: “bersabda Rasulullah s.a.w.:janganlah kamu tuliskan ucapan-ucapanku! Siapa yang menuliskan ucapanku selain Al Qur’an,hendaklah dihapuskan,dan kamu boleh meriwayatkan perkataan-perkataan ini. Siapa yang dengan sengaja berdusta terhadapku,maka tempatnya adalah neraka.

Tatkala ternyata ada hadist-hadist palsu yang diriwayatkan oleh orang-orang yahudi dan zindiq,maka untuk menyaring mana hadist yang shahih dan mana yang palsu, para Ulama hadist membuat pedoman-pedoman yang dapat menetapkan bahwa sesuatu hadist shahih atau lemah atau palsu,umpamanya dengan memeriksa pribadi-pribadi yang mula-mula meriwayatkan hadist tersebut sampai kepada perawi  yang terakhir. Pedoman-pedoman ini disusun menjadi suatu ilmu yang dinamakan Ilmu Mushthalah Hadist.

c. Fikq dan Ushulul Fikq

Al Qur’anul karim dan hadist-hadist menguraikan masalah pokok secara garis besar dan tidak mencakup semua masalah yang timbul kemudian, karena masalah-masalah itu tidak akan habis-habisnya sesuai dengan kemajuan dalam segala larangan kehidupan. Tentu saja ada masalah yang baru yang belum pernah terjadi dimasa Rasulullah s.a.w. untuk menetapkan sesuatu hukam dalam masalah yang baru itu,para ulama berijtihad dengan berdasarkan ijtihad mereka itu kepada Al Qur’an,sunnah dan ijma.

Dalam berijtihad ini ulama-ulama Hijaz mengutamakan hadist sebagai dasar hukam dan pelopor meraka adalah Imam Malik Bin Anas ( 713-789 M ),sedang ulama irak mengutaman pedoman mereka kepada qiyasdan pelopor mereka ialah Abu Hanifah ( 699-767 M).sebab maka mereka lebih mengutamakan qiyas sebagai pedoman mereka, karena hadist banyak yang lemah dan palsu.kemudian setelah ulama-ulama bertemu dan berkumpul dengan ulama-ulama Irak serta diketahui mana hadist yang shahih dan mana hadist yang lemah dan palsu, para ulama tersebut sama-sama mendasarkan ijtihad mereka kepada hadist dan apabila tidak terdapat hadist,barulah mereka mendasarkan ijtihad itu kepada qiyas. Akhirnya timbullahbeberapa madzhab, yang termasyur diantaranya ialah madzhab ini ada ulama-ulamanya yang terkenal.

Dalam berijtihad untuk menetapkan sesuatu hukam, haruslah mengetahui cara-cara mengistimbatkan untuk mengambil kesimpulan mengenai hukam itu dari ayat-ayat Al Qur’an dan hadist-hadist. Cara-cara ini mula-mula disusun oleh imam Syafi’I  ( 757-820 M ) dalam kitabnya yang bernama Ar Risalah. Ilmu ini kemudian terkenal dengan ilmu Ushulul fiqh. Lalu muncullah beberapa ulama yang melengkapi dan menyempurnakan ilmu ini dengan cara yang lebih baik.

d. Ilmu kalam

Persoalan aqidah ( keyakinan ) dimasa sahabat dan tabi’in adalah soal yang sudah tetap dan jelas berdasarkan Al Qur’an dan sunnah. Antara mereka tidak ada perselisihan pendapat dalam persoalan ini. Meskipun di dalam Al Qur’an terdapat beberapa ayat yang mutasyaabih, mereka tidak mempersoalkan, karena khawatir bila ayat-ayat itu dita’wilkan menurut pendapat mereka masing-masing,akan membawa kepada perselisihan dan mungkin menimbulkan perpecahan antara mereka sendiri. Tetapi setelah agama islam di anut oleh umat-umat yang dahulunya menganut bermacam-macam agama dan madzhab mereka tidak mau menerima sesuatu aqidah, kecuali setelah diperdebatkan dan diperbandingkan dengan aqidah mereka yang lama. Maka terpaksalah ulama islam yang melayani mereka dengan dalil-dalil dan hujjah-hujjah sesuai dengan cara-cara mereka berfikir. Hal ini mendapat sokongan dan bantuan dari khalifah-khalifah, di antaranya Khalifah Al-Mahdi yang mendorong ulama menulis dan menyusun ilmu kalam.

Akhirny dalam ilmu kalam ini timbullah dua golongan yang terbesar.golongan pertama ialah golongan Al  jama’ah dan golongan yang kedua ialah golongan Mu’tazilah, yang berbeda pendapat dengan golongan yang pertama dalam beberapa masalah. Golongan yang kedua ini dipelopori oleh Washil bin ‘Atha’.Madzab ini disokong dan dianut oleh pemimpin-pemimpin pemerintahan Abbasiyah.

Kemudian muncullah Abul  Hasan Al Asy’ari lahir di basrah ( 837 M ),wafat di Baghdad ( 935 M ) yang berusaha mengkompromikan madzhab Al jama’ah dengan madzhab mu’tazilah dan dia dapat mengemukakan suatu madzhab baru, yang kemudian dinamai madzhab Al-Asy’ariah. Selain dari itu ada lagi madzhab yang lain,seperti madzhab syi’ah,khawarij,ibadhiyah dan lain-lain.

3. SEJARAH

Sebabnya maka ulama-ulama islam banyak menulis sejarah, karena didalam Al Qur’an banyak terdapat kisah-kisah orang-orang yahudi, nasrani, shabiin dan majusi. Di samping itu ada pula terdapat hal-hal yang mengenai kejadian-kejadian yang penting dalam islam,seperti: peperangan badar,uhud,perdamaian hudaibiyah dan lain-lain. Kisah-kisah mengenai kejadian-kejadian tersebut terdapat pula dalam hadist-hadist nabi. Tetapi yang mula-mula dipentingkan oleh pembahas-pembahas dan penyidik-penyidik ialah mengenai sejarah Nabi Muhammad s.a.w.sendiri.

Kejadian-kejadian penting dalam islam amat dipentingkan pula oleh ahli-ahli sejarah islam, karena dalam kejadian itu banyak bahan-bahan yang dapat dijadikan dasar hukum bagi hubungan antara umat islam dengan umat islam lainnya. Kejadian itu misalnya peperangan-peperangan yang terjadi antara kaum muslimin sendiri, seperti perang jamal dan shiffin dan peperangan-peperangan yang terjadi antara kaum muslimin dengan bangsa-bangsa lain,seperti dengan bangsa Persia, romawi, afrika utara, spanyol dan lain-lain. Umpamanya: tindakan-tindakan yang diambil oleh Umar Bin Khaththab di negari-negeri yang di kalahkan, mengenai hubangan dengan ahli dzimmah ( orang-orang yang bukan islam yang dibawah kekuasaan kaum muslimin ), peraturan pajak, peraturan gaji tentara, yang kesemua itu ada dasarnya dalam Al Qur’an dan Hadist.

Apalagi perselisihan antara para sesame kaum muslimin itu telah mengakibatkan timbulnya persoalan-persoalan baru seperti soal khilafah, yaitu siapakah yang berhak menjadi khalifah? Apa yang berhak itu hanya orang Quraisy, atau keturunan ‘Ali, ataukah tiap-tiap muslim mempunyai hak untuk menjadi khalifah? Karena itu timbullah madzhab syi’ah dan khawarij yang masing-masing menguatkan pendirian dengan kejadian-kejadian sejarah sampai didalam kitab hadist sendiri dapat dijumpai beberapa fasal-fasal yang mengenai khilafah, syarat-syarat orang yang patut dijadikan imam yang ditaati,pembantu-pembantu imam dan keutamaan-keutamaan para sahabat.

4. AL-HIKMAH DAN FILSAFAT

Al- hikmah dan filsafat pada pokoknya mengandung empat macam ilmu,yaitu: manthiq, ilmu alam, ilmu pasti dan ilmu Ke-Tuhanan. Termasuk ilmu alam itu,ialah ilmu kimia, ilmu kedokteran, farmasi, ilmu hewan dan ilmu pertanian. Yang termasuk ilmu pasti ialah berhitung, aljabar, ilmu ukur, ilmu mekanika, ilmu falak, dan geografi, termasuk ilmu ke-Tuhanan ialah metafisika yaitu pembahasan mengenai pencipta, jiwa, jin, malaikat dan sebainya.

Mereka mempelajari ilmu-ilmu tersebut, karena dorongan Al Qur’an yang menganjurkan supaya mereka menuntut ilmu, dank arena didalamnya terdapat ayat-ayat yang berhungan dengan ilmu-ilmu tersebut.

Yang mengenai ilmu falak diantaranya seperti dalam surah yunus ayat 5:

ARTINYA

Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak[669]. dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang Mengetahui.

[669]  Maksudnya: Allah menjadikan semua yang disebutkan itu bukanlah dengan percuma, melainkan dengan penuh hikmah.(QS.Yunus : 5)

Dalam surat Yasin ayat 38-40 ARTINYA

Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.Dan Telah kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (Setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua[1267].Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

[1267]  Maksudnya: bulan-bulan itu pada Awal bulan, kecil berbentuk sabit, Kemudian sesudah menempati manzilah-manzilah, dia menjadi purnama, Kemudian pada manzilah terakhir kelihatan seperti tandan kering yang melengkung.(QS.Yasin :38-40)

Yang mengenal ilmu hewan seperti tersebut adalah surat An Nahl ayat 66 :

ARTINYA

Dan Sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.(QS.An Nahl : 66)

Yang mengenal ilmu tumbuh-tumbuhan seperti tersebut dalam surat Ar Ra’d ayat 4 :

’ARTINYA

Dan di bumi Ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.(QS.Ar Ra’d : 4).

Yang mengenai ilmu Bumi dan Ilmu Alam seperti tersebut dalam surat Qaaf ayat 7-8 :

ARTINYA

Dan kami hamparkan bumi itu dan kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata,Untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Allah).(QS.Qaaf : 7-8)

Dalam surat Saba’ ayat 18 :

ARTINYA

Dan kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman[1238].

[1238]  yang dimaksud dengan negeri yang kami limpahkan berkat kepadanya ialah negeri yang berada di Syam, Karena kesuburannya; dan negeri- negeri yang berdekatan ialah negeri-negeri antara Yaman dan Syam, sehingga orang-orang dapat berjalan dengan aman siang dan malam tanpa terpaksa berhenti di padang pasir dan tanpa mendapat kesulitan.(QS.Saba’ :18).

Yang mengenal roh seperti tersebut dalam surat Al Israa’ ayat 85 :

šARTINYA

Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.

Yang mengenai jiwa seperti tersebut dalam surat Asy Syams ayat 7-10 :

ARTINYA

Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.(QS. Asy Syams :7-10)

Yang mengenai Qadha dan Qadar tersebut dalam surat Faathir ayat 11 :

ARTINYA

Dan Allah menciptakan kamu dari tanah Kemudian dari air mani, Kemudian dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.(QS.Faathir :11)

Karena ilmu-ilmu yang dimiliki oleh kaum muslimin tentang hal-hal tersebut di atas belum lengkap,maka mereka memulai usahanya dengan cara menterjemahkannya buku-buku dari bahasa asing Adapun usaha menterjemahkan dimulai sejak masa Bani Umayah(661-750M).dan digiatkan pada masa pemerintahan Abbasiyah (749-1258M).yang didorong oleh khalifah-khalifah.Abu Ja’far Al Mansur(754-775M) telah mendatangkan ahli-ahli terjemahan yang menterjemahkan kitab-kitab kedokteran,ilmu Falak,dan ilmu Pemerintahan dari bahasa-bahasa Yunani,Persia dan India.

Referensi

AlQuran dan Terjemahannya.

HIV/AIDS

Posted on: April 2, 2009

A. Pengertian HIV/AIDS

1. Virus HIV

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun.

Virus HIV menyerang sel CD4 dan merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapat meninggal dunia terkena pilek biasa.

2. Penyakit AIDS

AIDS ( Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah suatu penyakit yang menghancurkan sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS disebabkan oleh masuknya virus yang bernama HIV (Human Immunodeficiency Virus) ke dalam tubuh manusia. HIV dengan cepat akan melumpuhkan sistem kekebalan manusia. Setelah sistem kekebalan tubuh lumpuh, seseorang penderita AIDS biasanya akan meninggal karena suatu penyakit (disebut penyakit sekunder) yang biasanya akan dapat dibasmi oleh tubuh seandainya sistem kekebalan itu masih baik.

AIDS merupakan penyakit yang paling ditakuti pada saat ini. HIV, virus yang menyebabkan penyakit ini, merusak sistem pertahanan tubuh (sistem imun), sehingga orang-orang yang menderita penyakit ini kemampuan untuk mempertahankan dirinya dari serangan penyakit menjadi berkurang. Seseorang yang positif mengidap HIV, belum tentu mengidap AIDS. Banyak kasus di mana seseorang positif mengidap HIV, tetapi tidak menjadi sakit dalam jangka waktu yang lama. Namun, HIV yang ada pada tubuh seseorang akan terus merusak sistem imun. Akibatnya, virus, jamur dan bakteri yang biasanya tidak berbahaya menjadi sangat berbahaya karena rusaknya sistem imun tubuh.

B. Asal dan Penemu HIV/AIDS


Belum diketahui kapan dan darimana HIV/AIDS muncul, penemunya adalah :
1.      Dr. Luc Montaigner,dkk
2.      Dr. Robert Gallo
3.      J. Levy
4.      Komisi Taksonomi International.

C. Penularan  HIV/AIDS

v Media Penularan
1.       Cairan Darah dan produk darah
2.       Cairan Sperma
3.       Cairan Vagina

v Cara penularan :

  • Lewat cairan darah:
    Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV
    Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan
    Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah
  • Lewat cairan sperma dan cairan vagina :
    Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus.
  • Lewat Air Susu Ibu :
    Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.
    Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.

Secara langsung (transfusi darah, produk darah atau transplantasi organ tubuh yang tercemar HIV), Lewat alat-alat (jarum suntik, peralatan dokter, jarum tato, tindik, dll) yang telah tercemar HIV karena baru dipakai oleh orang yang terinfeksi HIV dan tidak disterilisasi terlebih dahulu.

Karena HIV – dalam jumlah yang cukup untuk menginfeksi orang lain- ditemukan dalam darah, air mani dan cairan vagina Odha. Melalui cairan-cairan tubuh yang lain, tidak pernah dilaporkan kasus penularan HIV (misalnya melalui: air mata, keringat, air liur/ludah, air kencing).

Melalui hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi HIV tanpa memakai kondom ,Melalui transfusi darah ,Melalui alat-alat tajam yang telah tercemar HIV (jarum suntik, pisau cukur, tatto, dll) ,Melalui ibu hamil yang terinfeksi HIV kepada janin yang dikandungnya atau bayi yang disusuinya.

Dalam satu kali hubungan seks secara tidak aman dengan orang yang terinfeksi HIV dapat terjadi penularan. Walaupun secara statistik kemungkinan ini antara 0,1% hingga 1% (jauh dibawah risiko penularan HIV melalui transfusi darah) tetapi lebih dari 90% kasus penularan HIV/AIDS terjadi melalui hubungan seks yang tidak aman.

karena kegiatan sehari-hari Odha tidak memungkinkan terjadinya pertukaran cairan tubuh yang menularkan HIV. Kita tidak tertular HIV selama kita mencegah kontak darah dengan Odha dan jika berhubungan seks, kita melakukannya secara aman dengan memakai kondom

Seorang Odha kelihatan biasa, seperti halnya orang lain karena tidak menunjukkan gejala klinis. Kondisi ini disebut “asimptomatik” yaitu tanpa gejala. Pada orang dewasa sesudah 5-10 tahun mulai tampak gejala-gejala AIDS.

Hubungan seksual secara anal (lewat dubur) paling berisiko menularkan HIV, karena epitel mukosa anus relatif tipis dan lebih mudah terluka dibandingkan epitel dinding vagina, sehingga HIV lebih mudah masuk ke aliran darah. Dalam berhubungan seks vaginal, perempuan lebih besar risikonya daripada pria karena selaput lendir vagina cukup rapuh. Disamping itu karena cairan sperma akan menetap cukup lama di dalam vagina, kesempatan HIV masuk ke aliran darah menjadi lebih tinggi. HIV di cairan vagina atau darah tersebut, juga dapat masuk ke aliran darah melalui saluran kencing pasangannya.

v AIDS tidak ditularkan melalui :

  • Makan dan minum bersama, atau pemakaian alat makan minum bersama.
  • Pemakaian fasilitas umum bersama, seperti telepon umum, WC umum, dan kolam renang.
  • Ciuman, senggolan, pelukan dan kegiatan sehari-hari lainnya.
  • Lewat keringat, atau gigitan nyamuk

D. Pencegahan  HIV/AIDS

v Cara Pencegahan :

  • Gunakan selalu jarum suntik yang steril dan baru setiap kali akan melakukan penyuntikan atau proses lain yang mengakibatkan terjadinya luka
  • Selalu menerapkan kewaspadaan mengenai seks aman (artinya : hubungan seks yang tidak memungkinkan tercampurnya cairan kelamin, karena hal ini memungkinkan penularan HIV)
  • Bila ibu hamil dalam keadaan HIV positif sebaiknya diberitahu tentang semua resiko dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada dirinya sendiri dan bayinya, sehingga keputusan untuk menyusui bayi dengan ASI sendiri bisa dipertimbangkan.

v Ada tiga cara pencegahannya:

  • Abstinensi (atau puasa, tidak melakukan hubungan seks)
  • Melakukan prinsip monogami yaitu tidak berganti-ganti pasangan dan saling setia kepada pasangannya
  • Untuk yang melakukan hubungan seksual yang mengandung risiko, dianjurkan melakukan seks aman termasuk menggunakan kondom

v Ada dua hal yang perlu diperhatikan:

  • Semua alat yang menembus kulit dan darah (jarum suntik, jarum tato, atau pisau cukur) harus disterilisasi dengan benar
  • Jangan memakai jarum suntik atau alat yang menembus kulit bergantian dengan orang lain

E. Tanda-tanda seseorang tertular HIV

Sebenarnya tidak ada tanda-tanda khusus yang bisa menandai apakah seseorang telah tertular HIV, karena keberadaan virus HIV sendiri membutuhkan waktu yang cukup panjang (5 sampai 10 tahun hingga mencapai masa yang disebut fullblown AIDS). Adanya HIV di dalam darah bisa terjadi tanpa seseorang menunjukan gejala penyakit tertentu dan ini disebut masa HIV positif. Bila seseorang terinfeksi HIV untuk pertama kali dan kemudian memeriksakan diri dengan menjalani tes darah, maka dalam tes pertama tersebut belum tentu dapat dideteksi adanya virus HIV di dalam darah. Hal ini disebabkan kaena tubuh kita membutuhkan waktu sekitar 3 – 6 bulan untuk membentuk antibodi yang nantinya akan dideteksi oleh tes darah tersebut. Masa ini disebut window period (periode jendela) . Dalam masa ini , bila orang tersebut ternyata sudah mempunyai virus HIV di dalam tubuhnya (walau pun belum bisa di deteksi melalui tes darah), ia sudah bisa menularkan HIV melalui perilaku yang disebutkan di atas tadi.

Secara umum, tanda-tanda utama yang terlihat pada seseorang yang sudah sampai pada tahapan AIDS adalah:

  • Berat badan menurun lebih dari 10% dalam waktu singkat
  • Demam tinggi berkepanjangan (lebih dari satu bulan)
  • Diare berkepanjangan (lebih dari satu bulan)

Sedangkan gejala-gejala tambahan berupa :

  • Batuk berkepanjangan (lebih dari satu bulan)
  • Kelainan kulit dan iritasi (gatal)
  • Infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh, seperti di bawah telinga, leher, ketiak dan lipatan paha.

F. Peran Komunitas Lintas Agama dalam Pencegahan HIV/AIDS

DALIL-DALIL

1.   “Dan tidak kami utus engaku (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi manusia” (Al-Anbiya: 107).

2. “Dan janganlah kamu jerumuskan dirimu ke dalam bahaya dan kebinasaan.”
(Al-Baqarah: 195).

3. “Tidak boleh membahayakan dirimu sendiri maupun orang lain.”

4. “Setiap bahaya itu harus dihindarkan.” (Qa’idah Fiqh)

5. “Memilih dua perkara yang paling ringan bahayanya.”

6.    Maqashid al-Syari’ah al-Khams, khususnya yang berkaitan dengan Hifz al -Nafs (melindungi keselamatan jiwa) dan Hifz al-Nasl (melindungi keturunan).

AIDS atau Acquired Immunodefiency Syndrome adalah penyakit yang disebabkan oleh sejenis virus yang disebut HIV yakni Human Immunodefiency Virus. Cara kerja HIV adalah menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, yakni sistem jaringan yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan-serangan penyakit.

Orang yang terinfeksi HIV, dalam waktu tertentu akan kehilangan kekebalannya dan mudah terkena penyakit apa saja dan sampai saat ini sulit sekali untuk disembuhkan, karena belum ditemukan  anti virus atau obat yang efektif bisa menyembuhkannya.

Karena itu HIV/AIDS adalah penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan bahkan sangat mematikan. WHO memperkirakan lebih kurang 25 juta orang telah mati karena terinfeksi HIV, sejak virus tersebut ditemukan pada tanggal 5 Juni 1981. Artinya, rata-rata setiap tahun lebih kurang satu juta orang mati sia-sia karena AIDS.

Anehnya, betapapun berbahaya dan menakutkannya virus ini, tidak mampu dihentikan ataupun dikurangi perkembangan penularannya. Apabila pada awal tahun sembilan puluhan jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia hanya hitungan jari saja, sekarang jumlah pengidap dan mereka yang sudah terifeksi HIV/AIDS diperkirakan sudah lebih dari 150.000 sampai 180.000 sampai 200.000 orang.

WHO menyatakan bahwa pertumbuhan HIV/AIDS di Indonesia merupakan pertumbuhan tercepat di Asia. Ementara itu di seluruh dunia, WHO memperkirakan  jumlah pengidap dan yang sudah terinfeksi  HIV/AIDS sudah mencapai 45 juta orang.

Jika dilihat dari cara penularannya, HIV/AIDS termasuk penyakit yang tidak mudah menular. Karena penularannya memerlukan kontak langsung melalui hubungan seksual, melalui proses kehamilan, kelahiran atau menyusui, dan melalui jarum suntik.

Pada awal-awal kasus ini ditemukan, HIV/AIDS banyak ditemukan pada mereka yang memiliki perilaku homoseksual, tetapi sekarang ini yang terbanyak ditemuklan pada mereka yang sering berhubungan seks dan berganti-ganti pasangan seks (seks bebas atau prostitusi), dan penularan melalui penggunaaan jarum suntik yang dipakai secara bergantian oleh para pecandu narkoba. Tetapi yang pasti pandemic HIV/AIDS ini terjadi melalui perilaku-perilaku homoseksual, seks bebas, prostitusi dan narkoba.

Kita harus menjadi sangat prihatin, bahwa jika Indonesia disebut sebagai Negara yang mengalami pertumbuhan HIV/AIDS tercepat di Asia, maka artinya bahwa perilaku-perilaku yang menyebabkan terjadinya penularan HIV/AIDS seperti homoseksual, prostitusi, pergaulan seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba tentu cukup marak di negeri ini.

Sementara, perilaku-perilaku tersebut notabene adalah perilaku-perilaku yang sangat tidak dijanurkan oleh ajaran agama atau bertentangan dengan ajaran agama. Persoalannya kemudian adalah bahwa meskipun jumlah mereka diperkirakan hanya lebih kurang 200.000 orang atau kurang dari 1/1000 dari jumlah penduduk Indonesia tetapi hal tersebut menjadi naïf, karena terjadi di Negara yang menggunakan dasar falsafah Ketuhanan Yang Maha Esa, atau Negara yang menjadikan agama sebagai pedoman hidup masyarakatnya.

Maka, dapat dipastikan bahwa agama melarang perilaku-perilaku tersebut. Dalam Islam jelas sekali melarang prostitusi atau seke bebas yang dikategorikan dalam zina, seperti tersebut dalam Al Quran, surat Al Isra ayat 32 yang artinya: “Janganlah kau dekati perbuatan zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”

Kemudian, di ayat lain bahkan memerintahkan untuk emnghukum penzina-penzina tersebut. Al Quran juga mengisahkan bagaimana kaum Naib Luth dihancurkan oleh Allah karena tidak mau beriman dan senang melakukan hubungan seks dengan sesame lelaki (homoseksual).

Dalam ayat Asy Syu’ara 166 yang artinya: ”Dan mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, kamu adalah orang orang-orang yang melampaui batas”.

Demikian pula dengan narkoba. Narkoba dapat digolongkan dengan Khmar atau benda-benda yang memabukkan. Dalam surat Al Maidah ayat 90 dinyatakan: “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, berkorban untuk berhala dan mengundi nasib adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan, maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

Dalam Injil juga dinyatakan bahwa kehidupan dosa seperti pencabulan, seks bebas dan narkoba adalah sesuatu yang dilarang. Hal ini dapat ditafsirkan secara jelas dari Roma 13:13 yang berbunyi: “Marilah kita hidup sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.”

Demikian pula dalam Galatia 5:20-21 juga secara jelas menyatakan: “….jauhilah perbuatan daging: pencabulan, kecemaran, perselisihan, iri hati, amarah, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.” Serta masih banyak lagi ayat-ayat yang melarang perbuatan yang sejenis dengan seks bebas, prostitusi dan narkoba dalam Injil terdapat pada Markus 7:21-23, Korintus 6:18, Kolose 3:5-6.

Dalam kita suci agama Hindu, larangan terhadap seks bebas juga dapat ditafsirkan secara jelas dari bunyi Sarasanuccaya 424 yang artinya: “Dari sekian banyak yang dirindukan, tidak ada yang menyamai wanita dalam hal membuat kesengsaraan, apalagi memperbolehkannya dengan cara yang tidak halal. Karenanya singkirkan wanita (pelacur) itu, walau hanya di angan-angan saja sekalipun hendaknya segera ditinggalkan.”

Kemudian dalam reg Veda X 33.3 yang artinya: “Kekacauan batin akibat dari dorongan seks, mengerogoti seperti tikus,” dan masih banyak lagi ayat-ayat lainnya.

Larangan yang berkaitan dengan Narkoba, adalah sebagaimana ditulis dalam Bhagawadgita XIV.21 yang artinya: “Pintu gerbang neraka yang menuntun jiwatma ke lembah kesengsaraan ada tiga, yaitu: nafsu, amarah, loba. Oleh karena itu orang harus selalu menghindari dan mengendalikan hawa nafsu.” Ayat-ayat lain juga terdapat pada Nitisastrasargah XIV.3-4 dan para Reg Veda VIII.2.2.

Dalam pandangan Budha Dharma pandangan tentang hal ini juga tegas dinyatakan dalam tiga sila dari Pancasila Budhis, sebagai berikut: pertama, “Aku bertekad akan melatih diri menghindari pembunuhan mahluk hidup.” Kedua, “Aku bertekad melatih diri menghindari perbuatan asusila.”; dan ketiga, “Aku bertekad akan malatih diri menghindari segala minuman keras yang dapat menyebabkan lemahnya kesadaran.

Karenanya, agama mempunyai tanggungjawab yang besar untuk menyelamatkan bangsa ini dari serangan HIV/AIDS.  Persoalan HIV/AIDS bukan hanya persoalan kesehatan atau kedokteran semata, bahkan yang terbesar adalah persoalan moral dan agama, persoalan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan.

Sebagian orang mungkin akan mengatakan bahwa HIV?AIDS adalah azhab bagi mereka yang berani menentang larangan Tuhan sebagaimana halnya pernah terjadi pada umat Nabi Luth. Tetapi menolong mereka yang berada dalam kesulitan dan kesengsaraan, menasehati dan mengajak mereka untuk kembali ke jalan yang lurus adalah kewajiban para pemuka agama.

Jika pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS dibagi dalam tiga bagian strategi, yakni prevensi (membentengi), represi (memerangi), dan rehabilitasi (memperbaiki), maka agama terlibat langsung dua hal, yaitu membentengi (prevensi) dan memperbaiki (rehabilitasi).

Yang terkait dengan strategi prevensi adalah bagaimana membuat masing-masing umat beragama menjadi pribadi-pribadi yang kuat dan tabah menghadapi godaan setan yang berbentuk rayuan seksual ataupun kenikmatan narkoba. Hal ini dilakukan melalui peningkatan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Yang kedua adalah bagaimana membuat umat beragama mampu menciptakan daya nalarnya untuk memahami apa dan bagaimana efek dari penyimpangan seksual dan penyalahgunaan narkoba yang dapat menyebabkan tertular HIV/AIDS serta mengetahui tentang apa dan bagaimana kegananasab HIV/AIDS tersebut. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi dan pembelajaran tentang HIV/AIDS dan perilaku-perilaku yang menyebabkan tertularnya HIV/AIDS.

Kemudian yang terkait dengan strategi ketiga, yaitu “rehabilitasi” (perbaikan). Tugas para tokoh agama adalah bagaimana mengembalikan mereka yang tersesat ke jalan yang benar. Bagaimana mengubah penderitaan yang mereka rasakan menjadi sarana introspeksi, sehingga mampu untuk menyesali diri dan bertobat serta kembali kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam proses rehabilitasi, yang tidak kalah pentingnya bagaimana mengajak keikutseraan masyarakat untuk tidak menambah penderitaan korban, yakni dengan cara mengucilkan atau berbuat diskriminasi terhadap para pengidap atau mereka yang terinfeksi HIV/AIDS.
Akhirnya dapat disimbulkan bahwa peran para pemuka agama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS sangat besar dan strategis.

Para Ulama dan pemuka agama adalah pimpinan, pengayom, pembina dan pembimbing umat. Kata dan petuahnya menjadi fatwa yang diikuti dan dilaksanakan oleh masyarakat.

Semoga peran para pemuka agama akan mampu membentengi para umat dari ancaman HIV/AIDS, sekalipun mampu meringankan penderitaan mereka.

v PANDANGAN ULAMA TENTANG HIV/AIDS

Bahwa penyebaran HIV/AIDS sudah merupakan bahaya umum (al-Dharar al-’Am) yang dapat mengancam siapa saja tanpa memandang jenis kelamin, umur dan profesi.

v PERANAN ULAMA

Ulama selaku pewaris risalah kenabian untuk mewujudkan rahmat bagi semesta, mengemban tugas dan peranan utamanya antara lain:

1.       Memberikan bimbingan, penyuluhan dan keteladanan kepada masyarakat sesuai dengan ajaran dan nilai-nilai agama Islam bagi ketahanan umat Islam dalam menghadapi tantangan peradaban dan budaya global.

2.       Melakukan amar ma’ruf nahi munkar untuk membina dan melindungi kehidupan keluarga sakinah penuh mawaddah dan rahmah.

v SIKAP ULAMA

Mengingat tingkat bahaya HIV/AIDS tersebut maka wajib bagi semua pihak untuk mengikhtiarkan pencegahan dengan berbagai cara yang mungkin dilaksanakan secara perorangan maupun bersama, baik dari sudut agama, budaya, sosial maupun kesehatan.

v PETUNJUK UNTUK PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS HIV/AIDS MENURUT PARA ULAMA

A. Untuk yang secara positif terkena HIV/AIDS :

1.  Bagi yang lajang agar melakukan puasa seks, melanggar ketentuan ini bukan saja berdosa besar karena perzinaan, akan tetapi juga berdosa besar karena menyeret orang lain ke dalam bahaya yang mengancam jiwa.

2.  Bagi yang berkeluarga wajib memberitahu pasangan (suami/isteri)-nya secara bijak perihal penyakit yang di derita, serta akibat-akibatnya.

3.  Bagi yang berkeluarga wajib melindungi pasangan (suami/isteri)-nya dari penularan penyakit yang dideritanya. Dalam keadaan darurat dengan cara antara lain menggunakan kondom dalam berhubungan seks antar mereka.

4.  Bagi yang lajang maupun yang berkeluarga diharamkan melakukan segala sesuatu yang dapat menularkan penyakitnya kepada orang lain misalnya dengan mendonorkan darah.

5.   Bagi setiap pengidap HIV/AIDS dan penderita AIDS wajib memberitahukan tentang kesehatannya kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan jaminan kesehatannya.

B. Untuk yang potensial terkena HIV/AIDS.

1. Wajib memeriksakan kesehatan dirinya untuk mengetahui status positif/negatif.

2. Bagi pasangan suami isteri dalam keadaan darurat agar mengenakan kondom (dan alat perlindungan lain).

3.     Bagi pasangan yang akan nikah wajib memeriksakan status kesehatannya untuk mengetahui status positif/negatifnya.

C. Untuk Masyarakat Umum

Bagi masyarakat sendiri perlu meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan menuruti perintah dan menajuhi larangan-Nya, khususnya tentang larangan perzinaan dan hal-hal yang dapat mendorong kepadanya.

Bagi para Ulama perlu meningkatkan efektifitas (dengan pembaharuan metode dan pendekatan) dakwah kepada masyarakat untuk semakin meningkatkan ketaqwaan kepada Allah dan ketaatan kepada ketentuan-ketentuan agamanya.

Baik Ulama atau Pemerintah dan pihak lainnya meningkatkan langkah-langkah KIEM (Komunikasi, Informasi, Edukasi dan Motivasi) kepada masyarakat luas tentang bahaya, sebab musabab dan cara penanggulangan HIV/AIDS melalui kerjasama semua pihak.

Referensi

  1. Buku saku tentang AIDS yang diterbitkan oleh Yayasan AIDS Indonesia.
  2. (Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS)
  3. (KOMPAS https://www.kompas.com/kompas-cetak/0305/23/muda/326457.htm)
  4. (UNICEF http://www.unicef.org/indonesia/id/Bersatu_untuk_Anak_Bersatu_lawan_HIV_AIDS_Bhs_Inds_.pdf)
  5. (Dr. Andi Utama – Puslit Bioteknologi LIPI http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2004/0625/kes1.html)
  6. www.wikipedia.co.id
  7. http://spiritia.or.id/news/bacanews.php?nwno=0563
  8. http://www.crcs.ugm.ac.id/res_editorial_view.php?editorial_id=27
  9. http://indonesianmuslim.com/hivaids-bisakah-menjadi-agenda-bersama-dari-umat- islam.html
  10. http://id.wikisource.org/wiki/Muzakarah_Nasional_Ulama_tentang_Penanggulangan_Penularan_HIV/AIDS
  11. http://satudunia.oneworld.net/?q=node/1393
  12. pidato sambutan Menteri Agama RI Muhammad M Basyuni, pada acara Pertemuan Nasional HIV/AIDS Lintas Agama, tanggal 7 Mei di Kantor Menko Kesra Jakarta.

Candida

Posted on: April 2, 2009

PENDAHULUAN

Infeksi candida pertama kali didapatkan di dalam mulut sebagai thrush yang dilaporkan oleh FRANCOIS VALLEIX (1836).LANGERBACH (1839) menemukan jamur penyebab thrush,kemudian BERHOUT(1923) memberi nama organisme tersebut Candida.

Beberapa spesies ragi genus candida mampu menyebabkan kandidiasis.spesies tersebut adalah anggota flora normal pada kulit,membrane mukosa,dan saluran pencernaan.Spesies candida berkoloni di permukaan mukosa setiap manusia selama atau segera setelah lahir dan selalu ada resiko infeksi endogen.kandidiasis adalah mikosis sistemik yang paling sering terjadi dan agen yang paling sering di temukan adalah C albicans,C tropicalis,C parapisilosis,C glabrata, C guilliermondii dan C dubliniensis.Penggunaan flukonazol yang meluas telah mencetuskan timbulnya spesies yang lebih resisten terhadap azol misalnya C krusei dan C lusitaniae.

Kandidiasis adalah penyakit jamur yang bersifat akut atau subakut disebabkan oleh spesies candida,biasanya oleh spesies candida albicans dan dapat mengenai mulut,vagina,kulit,kuku,bronki atau paru,kadang-kadang dapat menyebabkan septicemia,endokarditis atau meningitis.

MORFOLOGI

Pada biakan atau jaringan,spesies candida tumbuh sebagai sel ragi tunas,berbentuk oval (berukuran 3-6µm)Spesies tersebut juga membentuk pseudohifa ketika tunas terus tumbuh tetapi gagal lepas,menghasilkan rantai sel memanjang yang menyempit atau mengerut pada septa diantara sel.

Gambar: sel ragi(blastokonidia)dan pseudohifa eksudat

C albicans bersifat dimorfik;selain ragi dan pseudohifa,spesies tersebut juga dapat menghasilkan hifa sejati.Pada medium agar atau 24 jam pada suhu 37˚c atau suhu ruangan ,spesies candida menghasilkan koloni lunak berwarna krem dengan bau seperti ragi.Pseudohifa tampak sebagai pertumbuhan yang terendam di bawah permukaan agar.Dua uji morfologi yang sederhana dapat membedakan C albicans,paogen yang paling sering ditemukan dari spesies candida lain .setelah inkubasi dalam serum selama sekitar 90 menit pada suhu 37˚C,sel ragi C albicans akan mulai membentuhifa sejati atau tubulus germinal.

Gambar : blastokonidia,pseudohifa dan klamidokonidia

(klamidospora)dalam biakan pada suhu 30˚C

Dan pada medium yang kurang nutrisinya,C albicans menghasilkan klamidospora sferis yang besar.Uji asimilasi dan fermentasi gula dapat dapat digunakan untuk memperkuat identifikasi dan menentukan spesies isolate candida yang lebih sering seperti C. tropicalis, C. parapsilosis, C. guilliermondii, C kefry, C. krusei dan C. lusitaniae, C. glabrata merupakan spesies yang unik diantara pathogen lain karena hanya menghasilkan sel ragi dan tidak mempunyai bentuk pseudohifa.

EPIDEMIOLOGI

Penyakit ini terdapat di seluruh dunia, dapat menyerang semua umur, baik laki-laki maupun perempuan. Jamur penyebabnya terdapat pada orang sehat sebagai saprofit. Gambaran kinisnya bermacam-macam sehingga tidak diketahui data-data penyebarannya dengan tepat.

ETIOLOGI

Yang tersering sebagai penyebab ialah candida albicans yang dapat diisolasi dari kulit mulut, selaput mucosa vagina dan feses orang normal. Sebagai penyebab endokarditis kandidosis ialah C. parapsilosis dan penyebab kandidosis septicemia adalah C. tropicalis.

KLASIFIKASI

Berdasarkan tempat yang terkena CONANT dkk. (1971) membaginya sebagai berikut:

Kandidosis Selaput Lendir:

1. Kandidosis oral (thrush)

2. Perleche

3. Vulvovaginitis

4. Balanitis atau balanopostitis

5. Kandodosis mukokutan kronik

6. Kandidosis bronkopulmonar dan paru

Kandidosis kutis

1. Lokalisata :

a.daerah intertriginosa

b. daerah prianal

2. Generalisata

3. Paronikia dan Onikomikosis

4. kandidosis kutis granulomatosa

Kandidosis sistemik

1. Endokarditis

2. Meningitis

3. Pielonefritis

4. Zeptikemia

PATOGENESIS

Infeksi kandida dapat terjadi,apabila ada faktor predisposisi baik endogen maupun eksogen.

Faktor Endogen

1. Perubahan Fisiologi :

a. Kehamilan, karena perubahan ph dalam vagina

b. Kegemukan,karena banyak keringat

c. Debilitas,

d. Laktrogenik

e. Endokrinopati,gangguan gula darah kulit

f. Penyakit kronik : tuberkolosis, lupus eritematosus dengan keadaan umum yang buruk

2. Umur : orangtua dan bayi lebih mudah terkena infeksi karena status imunologiknya tidak sempurna

3. Imunologik :penyakit genetic

Faktor Eksogen :

a. Iklim, panas dan kelembaban menyebabkan perspirasi meningkat

b. Kebersihan kulit

c. Kebiasaan berendam kaki dalam air terlalu lama menimbulkan maserasi dan memudahkan masuknya jamur

d. Kontak dengan penderita, misalnya thrush, balanopostitis

GEJALA KLINIS

1. Kandidosis selaput lendir

a. Thrush

Biasanya mengenai bayi tampak pseudomembran putih coklat muda kelabu yang menutup lidah palatum mole,pipih bagian dalam dan permukaan rongga mulut . bila pseudomembran terlepas dari dasarnya tampak daerah yang basah dan merah.

Pada glositis kronik lidah tampak halus dengan papilla yang atrofik atau lesi yang berwarna putih ditepi atau di bawah permukaan lidah.bercak putih ini tidak tampak jelas bila penderita sering merokok.

b. Perleche

Lesi berupa fisur pada sudut mulut. Lesi ini mengalami maserasi,erosi,basah, dan dasarnya eritematosa.faktor predisposisinya ialah defisiensi riboflavin.

c. Vulvovaginitis

biasanya sering terdapat pada penderita diabetes mellitus karena kadar gula darah dan urin yang tinggi dan pada wanita hamil karena penimbunan glikogen pada epitel vagina.

Keluhan utama gatal di daerah vulva. Pada yang berat terdapat pula rasa panas, nyeri sesudah miksi dan dipaneuria

Pada pemeriksaan yang ringan tampak hiperimia di labia menora, introitis vagina, dan vagina terutama sepertiga bagian bawah. Sering pula terdapat kelainan khas ialah bercak-bercak putih kekuningan.

Pada kelainan yang berat juga terdapat edema pada labia menorah dan ulkus-ulkus yang dangkal pada labia menora dan sekitar introitus vaginal.

Flour albus pada kandidosis vagina berwarana kekuningan. Tanda yang khas disertai gumpalan-gumpalan sebagai kepala susu berwarna putih kekuningan.gumpalan tersebut berasal dari massa yang terlepas dari dinding vulva atau vagina terdiri atas bahan mikrotik sel-sel epitel dan jamur.

d. Balanitis atau balanopostitis

Penderita mendapat infeksi karena kontak seksual dengan wanitanya yang menderita vulvovaginitis,lesi berupa erosi pustule dengan dindingnya yang tipis,terdapat pada glans penis dan sulkus koronarius glandis.

e. Kandidosis mukokutan kronik

Penyakit ini timbul karena adanya kekurangan fungsi leukosit atau sistem hormoral,biasanya terdapat pada penderita dengan bermacam-macam defisiensi yang bersifat genetic,umumnya terdapat pada anak-anak.gambaran klinisnya mirip penderita dengan defek poliendokrin.

II kandidosis kuitis

a. Kandidosis intertriginosa

Lesi di daerah lipatan kulit ketiak,lipat paha,intergluteal,lipat payudara,antara jari tangan atau kaki glans penis dan umbilicus berupa bercak yang berbatas tegas,bersisik,basah dan eritematosa.

Lesi tersebut di kelilingi oleh satelit berupa vesikel-vesikel dan pustul-pustul kecil atau bulat yang bila pecah meninggalkan daerah yang erosive dengan pinggir yang kasar dan berkembang seperti lesi primer.

b Kandidosis perianal

lesi berupa maserasi seperti infeksi dermatofit basah.penyakit ini menimbulkan pruritus ani.

c Kandidosis kuitis generalisata

Lesi terdapat pada glabrous skin,biasanya juga di lipat payudara,intergluteal,dan umbilicus.sering di sertai glositis,stomatitis,paronikia.

Lesi berupa ekzematoid dengan vesikel-vesikel dan pustul-pustul.penyakit ini sering terdapat pada bayi,mnungkin karena ibunya menderita kandidosis vagina atau mungkin karena gangguan imunologik.

d Paronikia dan onikomikosis

Sering di derita oleh orang-orang yang pekerjaannya berhubungan dengan air,bentuk ini sering di dapat.Lesi berupa kemerahan,pembengkakan yang tidak bernanah,kuku menjadi tebal,mengeras dan berlekuk-lekuk.kadang-kadang berwarna kecoklatan,tidak rapuh,tetap berkilat dan tidak terdapat sisa jaringan di bawah kuku seperti pada tinea unguium.

Diper-rash

Sering terdapat pada bayi yang pokoknya selalu basah dan jarang diganti yang dapat menimbulkan dermatitis iritan,juga sering di derita neonetus sebagai gejala sisa dermatitis oral dan perianal.

e Kandidosis glanulomatosa

HOUSER dan ROTHMAN melaporkan bahwa penyakit ini sering menyerang anak-anak,lesi berupa papul kemerahan tertutup krusta tebal berwarna kuning kecoklatan dan melekat erat pada dasarnya.krusta ini dapat menimbul seperti tanduk selama 2 cm,lokasinya sering terdapat di muka,kepala,kuku,badan,tungkai,dan farings.

III Kandidosis sistemik

Endokarditis

Sering terdapat pada penderiata morfinis sebagai akaibat komplikasi penyuntikan yang di lakukan sendiri,juga dapat di derita oleh penderita sesudah operasi jantung.

Meningitis

Terjadi karena penyebaran hematogen jamur,gejalanya sama dengan meningitis tuberculosis artu karea bakteri lain

IV Reaksi id (kandidid)

Reaksi terjadi karena adanya metabolit kandida,klinisnya berupa vesikel-vesikel yang bergerombol,terdapat pada sela jari tangan atau bagian badan yang lain,mirip dermatoifitid.

Di tempat tersebut tidak ada elemen jamur.bila lesi kandidosis di obati,kandidid akan menyembuh.jika di lakukan uji kulit dengan kandidin (anti gen kandida) memberi hasil positif.

PEMBANTU DIAGNOSIS

1. Pemeriksaan langsung

Kerokan kulit atau usapan mukokutan diperiksa dengan larutan KOH 10% atau dengan pewarnaan gram,terlihat sel ragi,blastospora,atau hifa semu.

2. Pemeriksaan biakan

Bahan yang akan diperiksa di tanam dalam agar dektrosa glukosa sabouraud,dapat pula agar ini di bubuhi antibiotik (kloramfenikol) untuk mencegah pertubuhan bakteri.perbenihan di simpan dalam suhu kamar atau lemari suhu 37˚C,koloni tumbuh setelah 24-48 jam,berupa yeast like coloni.identifikasi candida albicans dilakukan dengan membiakan tumbuhan tersebut pada cornmea agar.

DIAGNOSIS BANDING

Kandidosis kutis lokalisata dengan:

a. Eritrasma: lesi dilipatan,lesi lebih merah,batas tegas,kering tidak ada satelit,pemeriksaan dengan sinar wood positif.

b. Dermatitis intertriginosa

c. Dermatofitosis (tinea).

Kandidosis kuku dengan tinea unguium

Kandidosis vulvovaginitis dengan:

a. Trikjomonas vaginalis

b. Gonore akut

c. Leukoplakia

d. Liken planus

PENGOBATAN

1. Menghindari atau menghilangkan factor-faktor predisposisi.

2. Tropical:

- Larutan ungu gentian ½-1 % untuk selaput lendir,1-2 % untuk kulit,dioleskan 2 X selama 3 hari.

- Nistatin:berupa krim,salap,emulsi,

- Amfoterisin B

- Grup azol antara lain:

a. Mikonazol 2% berupa krim atau bedak

b. Klotrimazol 1% berupa bedak,larutan dank rim

c. Tiokonazol,bufonazol,isekonazol.

d. Siklopiroksolamin 1% larutan,krim.

e. Antimikotik yang lain yang berspektrum luas.

3. Sistemik:

- Tablet nistatin untuk menghilangkan infeksi fokal dalam saluran cerna,obat ini tidak diserap oleh usus.

- Amfoterisin B diberikan intravena untuk kandidosis sistemik

- Untuk kandidosis vaginalis dapat diberikan kotrimazol 500 mg per vaginam dosis tunggal,sistemik dapat diberikan ketokonazol 2 x 200 mg selama 5 hari atau dengan itrakonazol 2 x 200 mg dosis tunggal atau dengan flukonazol 150 mg dosis tunggal.

- Itrakonazol : bila dipakai untuk kandidosis vulvovaginalis dosis untuk orang dewasa 2 x 200 mg sehari selama 3 hari.

PROGNOSIS

Umumnya baik bergantung pada berat ringannya faktor predisposisi.

KEPUSTAKAAN

Fakultas Kedokteran UI.2007.ILMU PENYAKIT KULIT dan KELAMIN ed.5.Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Robin graham-Brown.2005.LECTURE NOTES DERMATOLOGI ed.8.Jakarta:Erlangga

Adelberg,Jawetz dan Melnick.2007.MIKROBIOLOGI KEDOKTERAN ed.23.Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran ECG.

Siregar,Prof.Dr.R.S.2004.SARIPATI PENYAKIT KULIT ed.2.Jakarta:Penerbit Buku Kedokteran EGC.

www.medicine.com

www.fk.unair.ac.id

Tifus Abdominalis (Demam tifoid,enteric fever)ialah penyakit infeksi akut yang biasanya mengenai saluran cerna dengan gejala demam lebih dari 7 hari,gangguan pada saluran cerna dan gangguan kesadaran.

Etiologi

Salmonella typhii.basil gram negatif,bergerak dengan rambut getar,tidak berspora.mempunyai sekurang-kurangnya 4 antigen,yaitu antigen O(somatik),H(flagela),Vi,dan protein membran hialin

Patogenesis

Bakteri masuk melalui saluran cerna,dibutuhkan jumlah bakteri 10-10 untuk dapat menimbulkan infeksi.sebagian besar bakteri mati oleh asam lambung.bakteri yang tetap hidup akan masuk kedalam ileum melalui mikrovili dan mencapai plak peyeri,selanjutnya masuk kedalam pembuluh darah (disebut bakteremia primer).pada tahap berikutnya,S.typhii menuju ke organ sistem retikuloendotelial yaitu hati,limpa,sumsum tulang,dan organ lain(disebut bakteremia sekunder).kandung empedu merupakan organ yang sensitive terhadap infeksi S.typhii.

Manifestasi Klinis

Masa tunas 7-14(rata-rata 3-30)hari.selama masa inkubasi mungkin ditemukan gejala proabnormal berupa rasa tidak enak badan.Pada kasus khas terdapat demam remitenpada minggu pertama,biasanya menurun pada pagi hari.dalam minggu kedua,pasien terus berada dalam keadaan demam yang turun berangsur-angsur pada minggu ketiga.Lidah kotor,yaitu ditutupi selaput kecoklatan kotor,ujung dan tepi kemerahan,jarang disertai tremor.hati dan limpa membesar yang nyeri pada perabaan.biasanya terdapat konstipasi,tetapi mungkin normal bahkan dapat diare.

Diagnosis Banding

Paratifoid A,B,dan C,infeksi dengue,malaria,tuberculosis,influenza

Pemeriksaan Penunjang

Pada pemeriksaan darah tepi dapat ditemukan leucopenia,limfositosisrelatif,aneosinofilia.mungkin terdapat anemia dan trombositopenia ringan.dari pemeriksaan widal,titer antibody terhadap antigen O yang bernilai ≥ 1/200 atau peningkatan ≥4 kali antara masa akut dan konvalesens mengarah kepada demam tifoid,meskipun dapat terjadi positif maupun negatif palsuakibat adanya reaksi silang antara spesies salmonella.Diagnosis pasti ditegakkan dengan menemukan kuman S.typhii pada biakan empedu yang diambil dari darah pasien.

Penatalaksanan

· Tirah baring ttotal selama demam sampai dengan 2 minggu normal kembali.seminggu kemudian boleh duduk dan selanjutnya berdiri dan berjalan.

· Makanan harus mengandung cukup cairan,kalori,dan tinggi protein,tidak boleh mengandung banyak serat,tidak merangsang maupun menimbulkan banyak gas.

· Obat terpilih adalah kloramfenikol 100 mg/kgBB/hari dibagi dalam 4 dosisselama 10 hari.dosis maksimal kloramfenikol 2g/hari. Kloramfenikol tidak boleh diberikan bila jumlah leukosit ≤ 2000/ul.bila pasien alergi dapat diberikan golongan penisilin atau kotrimoksazol.

Komplikasi

Pendarahan usus,perforasi usus,peritonitis,meningitis,kolesistitis,ensefalopati,bronkopneumonia,hepatitis.

Prognosis

Umumnya baik bila pasien cepat berobat.prognosis kurang baik bila terdapat gejala klinis yang berat seperti hiperpireksia atau febris continue;penurunan kesadaran;komplikasi berat seperti dehidrasi,asidosis,perforasi usus;dan gizi buruk.

Referensi

1. Hassan R,alatas H.Buku kuliah ilmu kesehatan anak.jakarta;Bagian IKA FKUI,1991;593-8.

2. Soedarmo SSP.Demam Berdarah (Dengue) pada Anak.jakarta: Penerbit Universitas Indonesia,1988.

3. Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.Infeksi.Hasan R,Alatas H.Editor.Buku Kuliah 2 Ilmu Kesehatan Anak.Bagian Ilmu Kesehatan Anak.1985

4. Kapita Selekta Kedokteran edisi ketiga jilid kedua.Editor.Arif Manjoer DKK.Penerbit:Media Aesculapius Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.2000.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.